Buku 'Ruang Cahaya' karya Fatwa Azmi




Menjadi seorang anak kyai merupakan suatu berkah tersendiri. Gus, panggilan akrab terhadap anak kyai, merupakan harapan penonggak agama bagi generasi berikutnya. Namun terkadang, tinta emas seorang Gus tidak menjaminnya menjadi kyai. Tentunya, semua harus melalui perjuangan panjang menuntut ilmu dengan jerih payah dan keluh kesah.

Meninggalkan dan menanggalkan seluruh status, hidup mewah, bahkan urusan cinta dengan ikhlas lillahi taala.
Fatih merupakan anak dari K.H. Zaini Syatiri di daerah Sumbersari. Tinta emas seorang Gus tidak membuatnya merasa istimewa. Bahkan, ia harus berjuang dan meninggalkan seluruh kemewahannya termasuk Hayaa yang telah mengisi Ruang Cahaya dalam kehidupan kelamnya.

Terasingkan, menjadi gelandangan, hingga tuntutan permintaan pernikahan dini yang diajukan Hayaa menjadi proses fenomenal dalam perjalanan hidupnya. Akankah ia mampu menyelesaikan semua garis perjuangannya ini? Apakah Hayaa benar-benar mengisi Ruang Cahaya bagi Fatih? Ataukah cerita ini berakhir kegagalan tragis karena pertengkaran pemikiran bagi diri Fatih sendiri?

Beli e-book

Beli Buku Fisik

Beli E-book (khusus pengguna non-Android/pengguna iPhone)



Posting Komentar

0 Komentar